Linsa Course
Identifikasi masalah menunjukkan kondisi mess karyawan di Banjarmasin yang tidak rapi, kurang bersih, dan area kumpul yang belum teralokasi dengan baik, sehingga menurunkan kenyamanan hunian. Proyek ini berfokus pada what want to improve, yaitu meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal karyawan melalui standarisasi 5R di area mess. Sebagai problem solution, dilakukan penataan ulang tata letak kamar, pengadaan fasilitas ruang kumpul, serta pembuatan aturan "Do & Don'ts" di area hunian. Inisiatif ini memberikan impact berupa lingkungan mess yang lebih sehat, rapi, dan meningkatkan moral serta kenyamanan karyawan setelah bekerja. Sebagai conclusion, hasil penataan ini dibakukan ke dalam standar inventaris dan layout tetap kamar mess yang harus dipatuhi oleh seluruh penghuni.
Keywords: Mess Facility, 5R Program, Employee Well-being, Standardized Housing, Cleanliness & Order.
Identifikasi masalah menunjukkan adanya keterbatasan ruang kerja dan area penyimpanan yang tidak terorganisir, sehingga menghambat efisiensi di kantor Jakarta. Proyek ini berfokus pada what want to improve, yaitu meningkatkan utilitas ruang kantor melalui penerapan program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) secara konsisten. Sebagai problem solution, dilakukan pemilahan dokumen, penataan ulang layout meja kerja, serta pembuatan perjanjian tertulis mengenai pinjam pakai ruangan antar unit bisnis. Inisiatif ini memberikan impact berupa ketersediaan area kerja yang lebih luas dan legalitas penggunaan aset yang lebih jelas. Sebagai conclusion, hasil penataan ini dibakukan melalui Prosedur Program 5R (No: CM-011) yang menjadi standar budaya kerja perusahaan.
Keywords: Space Utilization, 5R Program, Office Layout, Workplace Productivity, Record Management.