2025 - PPS - Meningkatkan Quick Response Penawaran Harga Untuk Meminimalkan Risiko Loss Revenue
Terkait problem identification, proses pengajuan harga (price request) dinilai lambat, ditandai dengan 12% dokumen feasibility study yang melebihi batas waktu (over SLA) akibat kurangnya sinkronisasi lintas fungsi, sehingga memicu tingginya waiting time dan risiko hilangnya pendapatan (loss revenue). Oleh karena itu, perusahaan menetapkan target what we want to improve berupa peningkatan kecepatan respons penawaran harga dan penurunan lead time proses sebesar 15%. Sebagai problem solution, diterapkan redesain alur price request secara end-to-end, pembuatan Service Level Agreement (SLA) antardepartemen, serta rutinitas Cross-Functional Alignment Meeting. Inisiatif ini memberikan impact pada peningkatan pemahaman alur kerja kolaborasi antardepartemen, di mana tim menjadi lebih responsif, proaktif, dan memiliki sense of urgency yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan komersial. Pada bagian conclusion, standardisasi SLA lintas fungsi berhasil memangkas durasi tunggu secara berkelanjutan, sehingga secara langsung melindungi perusahaan dari risiko kehilangan pendapatan.
Keywords: Quick Response, Price Request, Quotation SLA, Loss Revenue, Commercial Efficiency.
| Penanggung Jawab | HENRIKUS PERMADI |
|---|---|
| Terakhir diperbarui | 26/06/2026 |
| Anggota | 1 |
Share Kursus Ini
Bagikan Link
Share di Social Media
Share melalui Email
Silakan login untuk membagikan ini 2025 - PPS - Meningkatkan Quick Response Penawaran Harga Untuk Meminimalkan Risiko Loss Revenue dengan email.